rindu rahasia

7 11 2011

Cerita hari ini

22 Oktober 2011

Hari ini tak bisa kusembunyikan rasa rindu itu. Rindu yang membuatku benar-benar sedih. Sedih sampai membuatku sesak nafas dan berhenti sejenak.

Sebenarnya aku tak ingin memberitahukannya pada siapapun. Siapapun. Jadi, meski kau telah kuberitahu, berjanjilah padaku untuk berpura-pura kau tak pernah tau. Karena jika kita membicarakannya, aku akan semakin sedih, melupakan semuanya lalu mati.

Hanya di surat ini akan kubicarakan sayang….

Saat aku berjalan di jalanan temaram nan sepi itu, aku merasa benar-benar sendiri. Maksudku bukan karena aku berjalan seorang diri, tapi aku merasakan kesendirian yang teramat sangat. Aku merasa hilang. Tersesat. Aku merasa ini bukan tempatku. Aku tak seharusnya di sini. Tak ada yang kukenal di sini. Apa yang sebenarnya kulakukan? Semuanya berputar-putar hingga sakit kepala ini.

Semua yang gemerlapan di sini tak ada apa-apanya. Aku tak benar-benar menikmatinya. Semua terasa aneh. Canggung. Sangat aneh karena hampir semua orang ditenggelamkannya. Entahlah. Semua ini membuatku berfikir, kelak aku akan menciptakan kehidupan yang lebih baik untuk orang-orang yang kusayangi. Bukan malah menipu mereka dengan kekosongan yang berkilauan.

Detik itu juga aku merindukanmu setengah mati.  Merindukanmu lebih dari apapun.

Dan aku merindukan rumah.  Semua yang ada di sana. Aku benar-benar merindukannya. Aku rindu ocehan-ocehan mama yang selalu mengkhawatirkanku. Aku rindu papa yang sok cuek tapi sebenarnya sangat cengeng. Aku rindu pertengkaran dan perdebatan dengan adik kecilku. Aku rindu kamarku, kasurnya, karpet merahnya, berantakan bukunya, aromanya. Ah, aku kangen.

Tapi aku tak kan semudah itu berpaling dari keyakinanku. Aku tau yang kulakukan. Dan aku yakin akan hal itu. Usahaku belum apa-apa. Semua yang kualami juga belum apa-apa. Aku tak kan cengeng. Aku tak akan manja. Aku tak akan mengeluh. Aku tak akan berpaling dan lari. Aku akan menghadapi ini.

Maka kumohon berjanjilah untuk selalu temani aku. Aku tak mau merasa sendirian lagi.

Bintaro, Kamar dingin


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s