kekasih kedua (part 2)

13 11 2011

Photo by Rahmad Doni

“Hari ini tema kita apa?” tanyaku di suatu sore yang agak merah.

“Temanya rock n roll keren,” jawabmu langsung seakan tak memikirkannya.

Ya, setiap hari, setiap bersama kita punya tema. Tema apa saja yang mungkin. Tema yang sesuai dengan mood dan dandanan kita hari itu. Tema membangun imajinasi terhadap tindakan-tindakan kau dan aku selanjutnya. Tema membuat ide bersama jadi sangat sangat spektakuler.

Terkonsep seperti film.


“Kamu bayangin aja ada kamera di mana-mana. Jadi apa yang kamu lakukan, gerak-gerik kamu pasti otomatis jadi keren dengan sendirinya,” katamu tiba-tiba.

Aku sudah amat sangat lama mengiginkan ada orang yang mampu berfikir seperti itu. Bebas. Lepas. Melakukan apa saja yang kita mau tanpa harus berfikir aneh-aneh.tanpa perlu mempertimbangkan hal-hal lain di luar kita yang sama sekali tak pernah mempertimbangkan kita.

Ah, ternyata masih ada yang seperti itu. Aku beruntung.

“Kamu mau makan apa hari ini? Atau kita nge-date yang seperti apa?”

What?pertanyaan macam apa itu? Nge-date yang seperti apa? Aku benar-benar tak punya ide untuk menjawab pertanyaan se absurd itu.

“Terserah kamu aja,” jawabku pasrah.

Aku tipe perempuan penyuka kejutan. Jadi aku pasrah saja apa idemu malam itu. tanpa banyak bertanya. Karena bertanya dan tau jawabannya hanya akan mengurangi keasikannya.

Kau memintaku menunggu saja. Lihat apa yang kau lakukan. Dan benar saja. Kau membeli sekotak besar pizza, anggur, dan mix max. Wow. Kombinasi yang benar-benar membuatu bergairah malam itu.

“Kamu suka apa yang aku punya ini?” tanyamu langsung.

“Ya. Tentu saja,” langsung pula kujawab.

kau laju vespamu seperti biasa. Santai. Menikmati angin malam yang dingin tapi terasa amat sejuk entah kenapa sebabnya.

Kau suka berbicara di vespamu padahal aku punya masalah dengan pendengaranku. Apalagi di atas vespa yang berisik itu. kau sia-sia bicara. Yang akan kuucapkan hanya ha?apa?kamu bilang apa tadi?

Ya. Itu-itu saja sampai kau bosan dan berhenti bicara seperti sebelum kamu.

Tapi ternyata tidak. Kau bersabar. Berbicara terus dan mengulangi lebih keras jika aku tak mampu menangkap. Usahamu ternyata membuahkan hasil juga. Delapan puluh persen pembicaraanmu ternyata kumengerti.

Vespa putih itu pun sampai di suatu tempat yang sama sekali tak ada mirip-miripnya dengan tempat kencan. Di tepi jalan. Ratusan, bahkan mungkin ribuan mobil lalu lalang tak peduli di sana.

Kau dan akupun jadi dua orang yang tak peduli. Menikmati jagung bakar di tengah ributnya lalu lintas malam. jagung bakar dan bir. Kombinasi aneh yang luar biasa.

“Figuran kita banyak dan berisik ya yank?” katamu sambil tertawa renyah. Akupun ikut tertawa.

Lagi-lagi imajinasi film itu. Selain fotografer, sepertinya kau cukup terobsesi menjadi sutradara. Tapi mungkin hanya ada dua orang peran utama dan dua penonton. Dan mereka adalah orang yang sama. Kau dan aku. Kita.

Ah, jagung bakar ini benar-benar menggoda, tapi aku sangat-sangat kesulitan memakannya. Keras dan lengket di behel ku.

“Udah, behelnya dilepas aja, kan udah bagus itu giginya,” ucapmu dengan raut muka kasihan melihatku kesakitan.

“Nanti aja kalau udah merit,” jawabku asal. Aku masih ingin mempertahankan behel ini sampai aku benar-benar bosan kesulitan makan.  ya.ya.ya. baiklah, itu hanya alasan klise, sebenarnya aku  merasa sedikit cantik. itu saja kok.

to be continued…


Actions

Information

4 responses

14 11 2011
ulfiarahmi

aku tau alasan kenapa kau mempertahankan behelmu.
nyam…nyam…nyam….

14 11 2011
sonyawinanda

ada resiko dibalik kenikmatan. selalu begitu

24 01 2012
jefri

mantappp suka suka akku cuyy

25 01 2012
sonyawinanda

makasih sudah singgah dan menyukai…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s