hujan (balasan)

14 11 2011

Kamar mini, 31 oktober 2011

Seperti sore-sore sebelumnya, aku siap-siap untuk berangkat kerja, hanya saja disore yang amat sangat dingin ini aku menunda sejenak kepergian ku ke kantor, aku ingin memberitahumu beberapa hal yang aku rasakan saat ini.

Hujan sayang, aku merindukan khayalan kita jika terjadi hujan di perjalanan, yang selalu kau ceritakan kepadaku dan aku selalu menunggu saat itu tiba semoga saja aku tidak menjadi pelupa disaat waktu itu datang.

Dan ketika siputih harus diperhatikan lebih, baru saja aku menjemput putih dari kerajaan kecilnya aku berharap putih masih ingat dengan ku. Dan aku menunggu siputih bertanya kepadaku ‘mbo….sonya mana?’ kapan ya siputih menanya kan itu dan apa yang harus aku jawab sayang?

Masih ujan sayang, aku harus berangkat kerja aku ingat nasehat-nasehat mu bahwa aku nggak boleh culun,nggak boleh jadi pemalas,dan aku harus semangat semoga aku selalu ingat itu dan ikhlas untuk merealisasikannya,untuk mimpi ku,mimpi mu dan juga mimpi kita aku akan jaga setiap sudut gelap yang tak terlihat, meski rindu menyesatkan jalan kita, meski cinta membuntukan jalan kita aku akan ada di persimpangan dan menunggumu dalam kepanikan, dan menuntunmu kembali ke jalan yang sama-sama kita kenali.

Disana kita berdansa, menghirup udara pagi bersama, mencium aroma kopi, menulis, menggambar,bernyanyi,dan mengabadikan nya ,hingga menjadi suatu cerita menarik bagi kita.

Aku rindu sayang

Salam rindu aku yang selalu sayang sama kamu


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s