Bukan Tulisan Serius

8 01 2013
IMG_0170

Photo by Rahmad Doni

Ini bukan cerita serius. Bukan juga artikel bagus. Atau bahasan politik tentang adegan para tikus.

Ini cuma ingatan mesra. Dari angkot jurusan Bintaro plaza.

Hampir semua bertanya, kapan menikah? Wah…pertanyaan ini susah. Lebih susah dari ujian fisika Bu Saidah. Dari berdiri langsung merebah tak kuat tingginya tekanan darah.

Lalu pikiran menerawang, teringat yang disayang. Kata orang menikah itu tak melulu bersayang-sayang. Kadang ada piring terbang ulah amarah yang berdendang.  Ada juga cerita karang-mengarang agar semua tetap cemerlang.

Tapi menikah sudah jadi tradisi. Tak menikah tak diakui. Berjalanlah sendiri-sendiri. Atau  jadi gosip sana-sini.

Kata orang kalau menikah berfikirlah mendalam. Kalau tidak, bisa-bisa setiap hari jadi kelam. Hati dan pikiran jadi suram. Lalu tunggulah kabar kapal karam.

Aku terbayang kamu. Merungut-rungut karena aku tak tepat waktu. Mondar-mandir komat-kamit ini-itu. Aku tau itu karena rindu. Jadinya semua terasa linu. Tapi kamu tetap tabah menunggu.

Di rumah ada telur dadar dan buah nangka sekarung. Kamu cuma pakai kain sarung. Bikin aku pingin dikurung.  Ayo sayang kita bertarung.

Bertarung sampai berkeringat dengan cinta yang menyengat. Kalah sudah cerita orang-orang yang menyayat.  Cinta tak melulu ada umpat atau tentang siapa cepat dia dapat.

Jika orangnya kamu aku tak butuh ragu.  Cuma butuh bilang satu,

“ aku mau hidup denganmu wahai unyu-unyu”

Bukan cerita serius TAMAT.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s