Balasan Surat Hari Ke #1

17 01 2013

Malam cinta…
Apakah kamu sedang memimpikan indah bersamaku, atau malah terlena oleh lelahmu hari ini?

Malam cinta, maafkan aku surat mu tidak ada balasan dari ku.

Hari ini sangat beda dengan hari kemarin. Kemarin hanya gelap yang kubawa pulang dan membuatmu hujan hingga kotamu basah kau tidak peduli. Hanya takut dan melipat diri. Tapi hari ini aku akan bawakan cerah, mimpi indah, sedikit saus pedas di atasnya dan pasti kamu suka.

Cinta apa kau sudah memastikan tidak ada yang kelupaan? Maaf aku tidak memperhatikan penyakit lupamu lagi. Tapi cinta kamu tidak mungkin hidup dengan penyakit itu. Maka kau akan tau setelah aku tidak memberi tahu mu lagi.

Cinta, ini bukan balasan ini adalah aku yang bercerita.

Cinta, aku mulai basah karna kota yang lembab di bulan   Oktober hingga  Januari ini. Sudah 2 hari, tanpa hangat tubuh mu dan hangat sapa mu. Tapi ini indah dalam hati ku. Walau dalam kurung ini sangat menyiksa.

Cinta aku tidak mau menganggapmu meninggalkan tanah ini. Aku tidak bisa membayangkan kita kembali terpisah selat. Bisakah kau pastikan kita masih sama menghirup oksigen? Dan bisakah kau pastikan pagi kita tetap dingin? Lalu angin berhembus tetap menggerai rambutmu dan aku ada di belakang mu dan memeluk mu. Aku tau ada yang beda dengan ungkapan ku. Tapi ini hanya teriakan supaya kau selalu mengingat ku dan berusaha membelaiku dengan rambutmu lagi. Bukan mimpi, tapi ini tangisan harapan ku sayang. Aku menginginkan kau segera kembali . I miss you.

By Rahmad Doni


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s