Hari Ke #12

28 01 2013

Pukul 11. Tujuh jam lagi aku akan meninggalkan Kota yang selalu dicumbu banjir ini. Aih, senangnya meluap-luap. Padahal baru memikirkannya saja. Belum benar-benar berangkat.

Bukan karena aku benci kota ini. Sama sekali bukan. Bagaimana mungkin aku membenci kota yang membangkitkan keberanian dan memberiku penghasilan?

Sebenarnya aku hanya rindu. Tak apa-apa kan?

Sayang, nanti temani aku makan lowmie ya. Meski kamu tidak begitu suka, bersabarlah. Memang di sini juga ada menu itu, namun tetap saja beda. Lowmie yang panas di kota yang mendidih! Sama sekali tidak enak!

Di sana, ada kamu dan angin sejuk yang sedikit mendinginkan mangkukku. Suhunya, udaranya, pohon rindangnya, semuanya pas. Setelahnya, nah ini sesi paling seru. Mmm…temani aku belanja ya?hahahha… Ayolah… jangan cemberut begitu. Kenapa kebanyakan lelaki tak suka perempuannya belanja ya? Padahal aku kan belanjanya yang perlu saja. Ga membabi buta seperti yang kamu khawatirkan. Ya aku tau aku milihnya lama. Tapi di sana seni nya. Baby, shopping for woman is not just about spending money for goods. It’s about relaxing your mind from this fuck’n busy life. Even just trying (without buying) is a happiness.

Ngomong-ngomong aku masih ingat janji kamu lho… Dress cantik dan anthropology. gimana? Sudah kembali ingatannya? Aku tunggu ya sayang. Duh, jadi ga sabar.

Dan masih ada 30 ribu list lagi yang tertunda. Tuh kan,  terlalu banyak hal yang ingin kita lakukan sementara waktunya super singkat sekali. Jadi mau yang mana dulu?

***

Pukul 16.20. Sepuluh menit lagi aku sudah bisa pulang. Asik sekali divisiku yang sekarang. Datang dan pulang tepat waktu. Tidak diharuskan lembur seperti bagian yang lama. Dulu, mau pulang aja, padahal kerjaan sudah selesai dan udah jam 8 malam juga, tetep ga dibolehin.

”Kamu mau ke mana?” kata si Bos tiba-tiba waktu aku rapi-rapi meja.

”Pulang Pak, semua udah beres Pak,” jawabku segera.

”Nanti dulu pulangnya, saya masih ada yang dikerjakan. Coba kamu bantu,”

Nah! Luar biasa sekali kan bos ku itu?

Semua itu tak jadi soal, yang penting sebentar lagi aku akan sampai di tempat penghilang segala ingatan buruk. Semua kebisingan dan hiruk pikuk usai sudah. Masalah kembali atau tidak, nanti saja kita pikirkan ya…


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s