Hari Ke #15

28 01 2013

Hari senin lagi. Sedih. Bukan sedih karena harus kerja lagi beby. Betapapun menyebalkannya, menurutku kerja itu penting. Di sana ada uang, ilmu, relasi dan yang terpenting bisa mengisi waktu luang di antara weekend dengan hal yang bermanfaat. Ya, that’s what I call as working.

Beby, perjalananku lancar saja. Aku banyak tidurnya. Padahal biasanya sesekali aku khusyuk melihat pemandangan sepanjang tol dari jendela atau sekedar mendengarkan musik. Ya, jalan tol memang agak membosankan, tapi selalu ada hal menarik kan? Sekalipun dalam situasi paling memuakkan. Beberapa jam yang mengantuk itu, aku sampai di tempat yang kini kusebut rumah. Rumah, tempat di mana kita selalu berpulang. Tapi aku merasa sama sekali belum sampai. Aku hanya berpindah dari satu tujuan ke tujuan yang lain dan ini masih sepertigabelas perjalanan. Namun ada saja yang indah dari setiap jendela mobil kan? Bahkan sekedar tetesan hujan juga manis.

Kau, aku, kita butuh perjalanan ini. Kita butuh melihat. Kita butuh belajar, kita butuh mengantuk, kita butuh tertidur, minum, lalu bangun lagi lalu melihat lagi. Kadang mobil berhenti, isi bahan bakar, mungkin sekedar isi angin ban. Selagi menunggu sampai di tujuan, kita bisa mengobrol atau sekedar menyapa sesama penumpang. Mereka juga bisa jadi teman baik kita. Perjalanan pun dilanjutkan. Hingga pada akhirnya tiba di tempat yang terbiasa kita panggil rumah.

Bagiku, tujuan akhir itu tak muluk-muluk. Aku tak mau ke Eropa atau Eithiopia yang selalu ingin kukunjungi itu. Tujuanku tidak jauh dan dingin ke kutub utara. Juga tidak dekat dan panas ke Padang. Aku sudah beli tiket dan itu mahal sekali. Aku sudah memutuskan ke mana arahku. Tujuanku tak banyak mengeluh atau bertanya. Tujuanku adalah kamu. Ya, kamu.

Semoga kita saling berjalan mendekat lalu bertemu di tengah-tengah. Di tempat yang selalu kita bicarakan di tepi jendela yang sejuk itu.

Jadi jangan sedih ya karena sekali lagi kau harus melambaikan tangan pada mobil berkaca gelap itu. Karena perjalanan ini adalah harus beby. Aku yakin kita akan bertemu banyak hal baru yang mungkin menyenangkan mungkin menyakitkan di sana. Nanti, akan ada cerita seru sebagai dongeng penikmat tidur.

Beby, semoga perjalananmu menyenangkan. Jangan lupa bawa bekal. Sebutir apel juga tak apa-apa. Hmm.. obat anti mual juga di bawa ya. Jangan lupa dinikmati meski jalannya rusak berlobang atau penumpangnya berisik. Bersiaplah kita akan segera berjumpa lalu melanjutkan perjalanan, yang pasti lebih seru dan penuh tantangan.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s