Catatan yang Tidak Boleh Saya Lupakan

25 05 2013
IMG-20130512-WA0009

Photo By Rahmad Doni

Saya menuliskan ini karena saya adalah seorang pelupa. Sudah terlalu banyak hal yang luput dari ingatan saya. Saya lupa membayar tagihan  listrik hingga kami sekeluarga harus makan malam dalam gelap. Saya lupa memperpanjang KTP sampai saya tidak jadi diterima bekerja di tempat yang selalu saya bayangkan. Saya lupa kantor polisi di mana hingga harus berputar-putar di jalan yang sama seharian. Saya lupa adik saya kuliah tingkat berapa dan dia sangat memanfaatkan ini. Saya bahkan lupa ulang tahun salah satu sahabat terbaik saya. Oh, saya benar-benar akan dikutuk olehnya.

Tapi kali ini saya benar-benar takut lupa. Takut melupakan getaran-getaran yang membuncah dari sel-sel darah saya sekarang. Saya takut melupakan ikrar yang saya bacakan pada udara dalam kubus yang dingin ini.

Bahwa saya tidak akan berhenti bermimpi. Bahwa saya akan selalu mengingatnya. Menyimpannya rapat dalam memori. Bahwa saya menolak untuk dikurung sebuah kotak kecil bernama kenyamanan semu. Bahwa saya menolak menjadi budak untuk memuaskan diri sendiri dan segelintir orang yang saya pilih. Bahwa saya menolak mengikuti aturan-aturan yang memenjarakan hati dan kemanusiaan saya. Bahwa saya menolak menjadi apa yang orang lain inginkan.

Saya tahu di luar sana banyak yang mengujar saya seorang pemimpi yang terlalu lama tidur. Seorang naif. Dunia tidak semanis khayalan-khayalan saya. Dunia nyata sangat kejam. Tak ada yang bisa kamu percaya. Kehidupan berjalan dengan uang dan jangan menyiakan kesempatan yang telah kamu peroleh. Namun dalam rasa saya yang naif, saya percaya semua ini bukan tentang mengumpulkan uang dan mengubur dirimu di dalamnya. Bukan!

Mereka bilang saya hanyalah seorang perempuan yang pada akhirnya harus berlindung dibalik pelukan lelakinya. Saya hanyalah perempuan dengan berbagai tanggung jawab dan kodrat. Buku manual standar untuk perempuan sudah tercipta ber-abad yang lalu. Mencoba menentangnya dengan bermimpi hanya akan membuat saya gila.

Namun hari ini, detik saya menuliskan ini, saya yakin, bermimpilah yang membuat saya tetap waras! Bermimpi yang membuat saya tetap terbangun dengan perasaan gembira di pagi hari. Bermimpi yang membuat saya tidak lagi merasa lelah walau harus berjalan sangat jauh. Bermimpi membuat saya selalu bisa dengan mudah memaafkan orang-orang yang sudah begitu jahat di masa lalu, sekarang atau kapan saja.

Maka jika kamu punya pendapat berbeda tentang bermimpi, saya hanya akan menjadi pendengar yang baik. Ya, begitu saja.


Actions

Information

4 responses

25 05 2013
bellacitra

🙂 Aku juga dikenal gila sama temen sekelas karena terlalu kebanyakan ngayal🙂 suka kata2 bermimpi membuat saya tetap terbangun dengan perasaan gembira di pagi hari. Suatu saat mereka yang bakal banyak bermimpi pas semua hal yang kita idamkan jadi nyata :))

25 05 2013
sonyawinanda

Amiiinnn…terimakasih bella yg juga dianggap gila. Hehehe

25 05 2013
aftaedd

pada akhirnya semua yang kita impikan akan menjadi kenyataan (asal bertahan dan tetap percaya) __ga bukan saya, ini kutipan film Davinci Demons.🙂

25 05 2013
sonyawinanda

Amin. Maka kita akan terus percaya skrg, nanti dan seterusnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s